Craft Supplies Hunting (2): Pasar Pagi Mangga Dua

Ada beberapa item pesenan Mama yang nggak ketemu di Tanah Abang. Salah satunya pita motif lucu-lucu. Kata abang-abang penjual di Blok F sih kalau mau cari yang begituan ada di Blok A lt. 7, tapi apa daya waktu sudah mepet untuk acara selanjutnya dan dompet juga sudah kosong.

Lusanya, memutuskan untuk pergi ke Toko Maju di Pasar Mayestik dan Toko Kulit Dhenig di Harco. Rencananya sih naik kereta jurusan Jatinegara, turun di Kampung Bandan buat beli kulit di Harco, habis itu naik kereta ke Kebayoran buat ke Mayestik. Namun nyatanya, sesampainya di Harco, tokonya nggak jual kulit eceran per feet. Belinya harus lembaran yang diitungnya per feet. Satu lembar kulit vegetable tan kira-kira ada 20-25 feet. Per feetnya sekitar Rp 67.000, lupa untuk yang ketebalan berapa. Batal deh rencana crafting iseng dari kulit. Lagian bukannya telepon dulu ya.

Sesuai rencana, dari Harco mau langsung ke Mayestik, eh tak disangka, flat shoes yang dipakai tiba-tiba rusak. Akhirnya sekalian deh jalan ke Mangga Dua buat beli sandal. Nggak ketemu sandal malah ketemu baju-baju lucu, pernak-pernik lucu, rasanya mau borong… Tapi harus ditunda dulu karena kaki udah nggak nyaman. Setelah ketemu tukang jualan sandal di ITC Mangga Dua, nyebrang ke Pasar Pagi lt. 3 karena katanya disana banyak toko yang jualan alat jahit. Bener aja dong, banyak banget toko craft di lt. 3 ini. Toko pertama yang dimasukin yang deket jembatan penghubung ITC dan Pasar Pagi, disini nemu kalung mutiara yang dibeli Mama di Lampung seharga Rp 10.000 dijual Rp 2.500 aja! Cus beli 2! Terus ketemu perlengkapan buat bikin kalung dan gelang yang dijual bungkusan isi kira-kira 100 pcs. Sayang gak butuh sebanyak itu. Terus ketemu deh toko yang jual pita dan renda. Koleksi pitanya bagusan di Mayestik sih. Tapi sudah malas jalan ke Mayestiknya, dan juga disini rendanya mihil-mihil tapi memang lebih variatif sih daripada di Tanah Abang. Tipikal renda buat gaun pesta. Kalo harga pita sih sebelas-duabelas sama di Mayestik, Rp 2500-Rp 5000.

Yang belum kesampaian dibeli adalah benang-benang buat rajut dan weaving yang ukuran besar. Nggak ketemu di Tanah Abang maupun di Mangga Dua. Padahal di Mayestik banyak banget benang-benang begitu, kapan-kapan deh ya ke Mayestik. Agak rempong sih dari Depok ke Mayestik, pilihannya kalo gak Kopaja ya kereta pake transit.

Kesimpulannya adalah, kalo urusan crafting bikin boneka-boneka gitu, bahannya tersedia di Tanah Abang, kalau mau bebikinan gelang, kalung atau aksesoris lainnya, bahan lengkap banget di Pasar Pagi Mangga Dua.

Ini dia hasil buruan di Mangga Dua.

benang

Dan ini hasil dari iseng-iseng bikin gelang, rupanya kayak gelang Rp 10.000/3 yang biasa dijual di emperan mal-mal, padahal bahannya lumayan juga kalau beli eceran.

gelang

Advertisements

10 thoughts on “Craft Supplies Hunting (2): Pasar Pagi Mangga Dua

  1. mau tanya dongg.. kalo beli bulu bulu kayak buat dreamcatcher gitu belinya dimana ya enaknyaa? yang modelnya variatif dan ekonomis hehehe

    Like

  2. Pingback: Leatherworking with Everyday Tools | Night Chapter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s