Syal Rajutan Sendiri

Pastinya sering banget dong nonton dorama, anime, baca komik ataupun mandangin stiker LINE dimana si ceweknya merajut syal buat pacarnya, disini pun nggak mau ketinggalan. Ceritanya, waktu jalan-jalan ke Bandung kemarin mampir di Gramedia depan BEC dan ketemu craft counter gitu. Macam-macam benang halus, benang korea, benang turki rasanya manggil-manggil untuk dibeli. Pas bilang sama Mama mau beli benang buat bikin syal, oh Mama mendukung sekali. Akhirnya menurut saran SPG-nya, beli dua gulung benang korea warna campuran abu-abu – hitam buat coba-coba. Mama juga beli jarum besar untuk ngerenda, karena Mama ini sudah jago ngerenda dari zaman muda dulu. Tadinya sih mau sekalian beli jarum rajutnya, tapi lumayan mahal ya, sepertinya bisa diakalin pakai sumpit yang ujungnya dililit karet gelang saja.

Sampai di rumah langsung bereksperimen merajut. Cari tutorial di internet dan nonton YouTube, meruncing sumpit plastik dan melilitkan karet di ujungnya, merasa siap deh untuk merajut. Namun, Mama juga tertarik untuk rajut-merajut ini, alhasil rebutan benangnya, dan ternyata benangnya nggak cukup banyak untuk dibuat jadi sebuah syal. Akhirnya, cari-cari online shop yang jualan perlengkapan rajut, ketemu di Poyeng Knit Shop yang berbasis di Yogyakarta. Koleksinya banyak dan bagus-bagus banget dengan harga yang sesuai kantong. Akhirnya pesan scarf knitting kit warna coklat biar gak repot dan Mama pesan benang IceYarns merah buatan Turki.

Jarum dari kit ini ukurannya jauh lebih besar daripada jarum hasil ngeruncing sumpit, karena ukuran benangnya juga besar. Jarum yang besar sama dengan hasil yang cepat panjang juga, jadinya syal yang dibuat cepat selesai deh. Sedangkan syal mama belum jadi-jadi juga karena keseringan dibongkar. Tapi memang benar ya, ada harga ada rupa, benang IceYarns ini kualitasnya bagus banget, cocok dibuat jadi afghan.

Setelah yang coklat jadi, dan Mama sibuk dengan benang merahnya, benang korea abu-abu pun nganggur, bikin lagi deh satu syal dengan jarum dari kit, hasilnya; cukup untuk syal 1 meter lebih. Intinya adalah, benang besar pakai jarum besar, benang kecil pakai jarum kecil, dan besar jarum sangat berpengaruh sama keketatan hasil. Kalo mau cepet jadi sih pake jarum besar aja, tapi kalau mau bikin kaos kaki gitu, bagusan rapat-rapat dan pakai jarum yang kecil.

Setelah disempatin ketemuan, rencananya mau surprise. Suruh tutup mata dan langsung lingkarin syal coklatnya di leher. Hopeless romantic mode :p. Semoga nanti syalnya bisa dipakai pas jalan-jalan ke tempat yang dingin. Berhubung gak mungkin dipakai di Jakarta secara kota ini panas banget.

Sayangnya, sama sekali nggak dokumentasi foto syal coklat dan kit-nya, cuma ada foto syal abu-abu yang sudah melar karena keseringan ditarik.

scarf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s